Cek Mata Rutin
Wanita duduk mengikuti pemeriksaan visus dengan alat tajam penglihatan di ruang skrining mata sederhana

Parameter pemeriksaan mata dasar

Apa Saja yang Diperiksa Saat Cek Mata

Visus, lapang pandang, dan pemeriksaan segmen depan adalah tiga hal yang paling sering muncul di kursi pemeriksa. Halaman ini menjelaskan apa yang sedang dinilai, supaya Anda bisa mengikuti prosesnya tanpa bertanya-tanya.

Datang tanpa tahu apa yang dinilai itu wajar

Banyak orang menjawab pertanyaan pemeriksa tanpa benar-benar paham angka apa yang sedang dikumpulkan. Akibatnya hasilnya terasa seperti potongan informasi yang lepas. Kalau Anda tahu urutan dan arti tiap langkah, Anda bisa menjawab dengan lebih yakin dan menanyakan hal yang memang ingin Anda ketahui.

Pemeriksaan mata dasar bukan satu alat tunggal. Ia rangkaian singkat: mengukur ketajaman, melihat permukaan mata, lalu menilai area pinggir pandangan. Tiap bagian menghasilkan catatan yang berbeda dan saling melengkapi.

  • 1

    Visus atau tajam penglihatan

    Membaca huruf atau simbol dari jarak tertentu, satu mata bergantian.

  • 2

    Pemeriksaan segmen depan

    Melihat kondisi permukaan mata dan bagian depannya dengan alat sederhana.

  • 3

    Lapang pandang

    Menilai fungsi penglihatan di area pinggir, bukan hanya di tengah.

  • 4

    Arahan lanjutan bila diperlukan

    Kalau hasil awal memberi indikasi, pemeriksa menjelaskan langkah berikutnya.

Urutan bisa sedikit berbeda antar layanan. Yang penting, tiap langkah punya alasan dan hasilnya dicatat terpisah.

Visus menjawab seberapa jelas Anda melihat di tengah. Lapang pandang menjawab seberapa luas Anda melihat ke samping. Keduanya diukur terpisah karena keduanya bisa berubah sendiri-sendiri.

Alat penutup mata sederhana dipakai saat mengukur visus satu mata bergantian

Visus: angka pertama yang biasanya muncul

Visus atau tajam penglihatan dinilai dengan meminta Anda membaca huruf atau simbol dari jarak tertentu. Mata diperiksa satu per satu, biasanya dimulai dari yang lebih jelas. Anda mungkin diminta menutup satu mata dengan telapak tangan atau dengan alat penutup sederhana, lalu membaca dari baris paling besar ke baris paling kecil.

Hasilnya dinyatakan dalam bentuk angka, misalnya 6/6 atau 6/12. Angka pertama menggambarkan jarak Anda membaca, angka kedua menggambarkan jarak yang masih bisa dibaca oleh patokan umum. Semakin kecil angka keduanya, semakin jelas pandangan Anda. Angka ini jadi dasar untuk menentukan apakah perlu koreksi penglihatan.

Kalau Anda memakai kacamata atau lensa kontak, pemeriksa biasanya ingin tahu apakah Anda membacanya dengan alat bantu itu terpasang atau dilepas. Informasikan sejak awal supaya angkanya tidak salah dibaca.

Membaca angka visus

6/6
Anda melihat dari 6 meter apa yang umumnya juga terlihat dari 6 meter.
6/12
Anda perlu mendekat ke 6 meter untuk hal yang umumnya terbaca dari 12 meter.
Selisih antar kunjungan
Beda satu baris antara dua kunjungan bukan hal luar biasa, terutama kalau Anda kurang tidur atau ruangan lebih redup.

Angka visus selalu dicatat per mata, jadi wajar kalau kiri dan kanan tidak sama persis.

Lampu senter sederhana diarahkan ke permukaan mata saat pemeriksaan segmen depan

Pemeriksaan segmen depan dengan alat sederhana

Setelah visus, pemeriksaan segmen depan biasanya dilakukan. Lampu senter sederhana sering dipakai untuk melihat kondisi permukaan mata dan bagian depannya. Cahaya yang diarahkan dari beberapa sudut membantu pemeriksa menilai kejernihan dan permukaan, bukan hanya bagian tengah pandangan.

Meski alatnya terlihat sederhana, informasi yang didapat cukup membantu tenaga kesehatan menilai apakah ada hal yang perlu diperiksa lebih lanjut. Anda mungkin diminta mengikuti arah cahaya atau membuka mata lebih lebar sebentar. Prosesnya singkat dan tidak perlu Anda tahan lama.

Kalau mata Anda sedang terasa perih atau berair, sebutkan sebelum bagian ini dimulai supaya pemeriksa bisa menyesuaikan caranya.

Pemeriksa menggerakkan objek kecil dari sisi pandangan untuk menilai lapang pandang

Lapang pandang: yang sering tidak diketahui

Lapang pandang menilai fungsi penglihatan di area pinggir, bukan hanya di tengah. Ini penting karena beberapa kondisi bisa memengaruhi area pinggir lebih dulu tanpa terasa mengganggu saat membaca. Anda baru menyadarinya ketika menabrak sesuatu di sisi pandangan atau merasa ada bagian yang tidak terlihat.

Cara sederhana

Pemeriksa menggerakkan objek kecil dari sisi pandangan Anda sambil Anda menatap lurus ke satu titik.

Yang Anda lakukan

Katakan begitu Anda mulai melihat objek itu. Tidak perlu menebak, cukup laporkan kapan benda itu muncul.

Kenapa dicatat

Hasilnya membantu memberi gambaran fungsi penglihatan secara lebih menyeluruh, bukan hanya ketajaman di tengah.

Kelainan refraksi: temuan yang paling sering muncul

Kelainan refraksi adalah salah satu temuan paling umum dalam skrining mata. Ini terjadi ketika mata tidak memfokuskan cahaya dengan tepat, sehingga pandangan terasa kabur pada jarak tertentu. Membaca jauh terasa tidak nyaman, atau justru membaca dekat yang melelahkan.

Pemeriksaan visus dan pemeriksaan dasar biasanya cukup untuk mengarahkan ke kemungkinan ini. Kalau terindikasi, kacamata koreksi biasanya jadi langkah pertama yang disarankan.

Pahami kelainan refraksi dan kacamata koreksi
  1. 1

    Catat jarak yang terasa kabur

    Apakah papan tulis di ujung ruangan, atau justru layar ponsel di depan wajah.

  2. 2

    Sebutkan kebiasaan harian

    Berapa lama Anda menatap layar, apakah sering mengucek mata, atau sering merasa cepat lelah.

  3. 3

    Bawa kacamata lama bila ada

    Pemeriksa bisa membandingkan ukuran lama dengan hasil hari itu.

  4. 4

    Tanyakan kapan kontrol lagi

    Selisih kecil biasanya cukup dipantau; perubahan yang terasa mengganggu dibahas lebih dulu.

Yang biasanya tidak termasuk dalam cek awal

Cek mata awal di layanan primer bukan pemeriksaan menyeluruh. Beberapa pemeriksaan yang lebih spesifik biasanya dilakukan setelah ada indikasi dari hasil awal. Kalau tenaga kesehatan menyarankan langkah lanjutan, itu bukan berarti ada hal serius, hanya berarti perlu informasi tambahan.

Pahami ini supaya Anda tidak mengartikan rujukan sebagai hal yang menakutkan. Rujukan adalah cara memastikan pertanyaan yang belum terjawab di tahap awal mendapat alat yang tepat.

Lihat alur skrining dan rujukan

Berapa lama prosesnya

Pemeriksaan mata dasar biasanya berlangsung singkat, sekitar 15 sampai 30 menit, tergantung antrean dan jumlah pemeriksaan yang dilakukan. Kalau Anda memakai kacamata koreksi, bawa kacamata tersebut karena biasanya ikut dinilai.

Datang lebih awal sedikit membantu Anda tidak terburu-buru saat proses berlangsung. Kalau ruangan sedang ramai, bagian lapang pandang sering jadi tahap yang paling lama karena butuh konsentrasi.

Kacamata cadangan dan dokumen yang disiapkan sebelum datang ke pemeriksaan mata

Apa yang perlu Anda bawa dan siapkan

Kalau ada, bawa hasil pemeriksaan sebelumnya atau catatan keluhan yang Anda rasakan. Catatan sederhana seperti "mata kiri terasa kabur setelah bekerja di depan layar" sudah sangat membantu pemeriksa memilih arah pemeriksaan.

Kacamata atau lensa kontak

Informasikan ke pemeriksa. Untuk pemeriksaan tertentu, Anda mungkin diminta melepas lensa kontak lebih dulu, jadi siapkan kacamata cadangan.

Catatan keluhan

Kapan mulai terasa, jarak berapa yang paling mengganggu, dan apakah berbeda antara mata kiri dan kanan.

Kartu identitas

Bawa juga dokumen peserta program kalau Anda datang lewat jalur skrining publik.

Waktu yang lega

Datang lebih awal dan jangan menjadwalkan hal lain tepat setelahnya, supaya tidak terburu-buru.

Cara membaca hasil dengan tenang

Hasil pemeriksaan bukan putusan akhir, melainkan potret kondisi mata Anda pada hari itu. Angka yang muncul bisa berbeda sedikit antar kunjungan, dan itu wajar. Yang penting adalah memahami apa yang perlu ditindaklanjuti dan kapan sebaiknya kontrol kembali.

Kalau ada bagian yang tidak Anda pahami, tanyakan langsung saat itu juga. Pemeriksa jauh lebih mudah menjelaskan sambil alatnya masih ada di depan Anda dibandingkan setelah Anda sampai rumah. Tuliskan pertanyaan singkat di catatan ponsel sebelum masuk kalau Anda khawatir lupa.

Catat dua hal sebelum pulang: angka visus hari itu, dan kapan Anda disarankan memeriksa lagi.

Pertanyaan yang sering muncul sebelum datang

Kalau pertanyaan Anda belum terjawab di bawah, tim kami bisa membantu lewat halaman kontak.

Hubungi tim kami untuk pertanyaan
Apakah saya perlu mempersiapkan apa pun sebelum pemeriksaan?

Tidak ada persiapan khusus. Yang membantu: istirahat cukup, tidak memaksakan mata di depan layar tepat sebelum datang, dan membawa kacamata yang biasa Anda pakai.

Apa artinya angka visus saya berbeda dari kunjungan lalu?

Selisih kecil antar kunjungan biasa terjadi. Pencahayaan ruangan, kelelahan mata, dan waktu pemeriksaan bisa memengaruhi hasil hari itu. Yang dibandingkan bukan satu angka, melainkan pola dari beberapa kunjungan.

Kalau saya disarankan memakai kacamata, apakah itu wajib?

Saran kacamata muncul ketika koreksi diperkirakan membantu kenyamanan Anda sehari-hari. Anda bisa mendiskusikan pilihan waktunya dengan pemeriksa, terutama kalau kegiatan Anda menuntut ketajaman tertentu.

Perlukah memeriksa mata kalau tidak ada keluhan?

Pemeriksaan berkala berguna justru saat tidak ada keluhan, karena perubahan awal sering belum terasa. Anda bisa melihat panduan waktu pemeriksaan di halaman kapan sebaiknya periksa mata.

Anak saya perlu diperiksa juga?

Anak punya kebutuhan pemeriksaan yang berbeda dari orang dewasa, termasuk cara mengukur dan hal yang perlu diperhatikan di usia sekolah. Panduannya kami bahas tersendiri di halaman pemeriksaan mata anak.

Kursi pemeriksaan mata yang tenang di ruangan sederhana dengan cahaya sore

Sekarang Anda tahu apa yang akan terjadi di kursi pemeriksa

Kalau ada pertanyaan tentang hasil, jadwal kontrol, atau dokumen yang perlu dibawa, kirimkan lewat halaman kontak. Kami melayani pertanyaan pada hari kerja, Senin sampai Jumat, pukul 09.00 sampai 18.00 WIB.

Halaman ini bersifat informatif untuk membantu Anda memahami tahapan pemeriksaan mata dasar. Untuk penilaian kondisi Anda sendiri, ikuti arahan tenaga kesehatan yang memeriksa.